021 8484 719
admin.fkip@uia.ac.id
Daftar FKIP UIA

Jakarta – Dalam upaya meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi dan memperluas wawasan mahasiswa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam As-Syafi’iyah (FKIP UIA) melaksanakan rangkaian kegiatan Visiting Lecture dan Kolaborasi Akademik di dua kampus ternama di Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 24-26 September 2025, ini menyasar dua institusi besar: Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Semarang (FIPP UNNES) dan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (FBS UPGRIS).


Sinergi Bersama FIPP UNNES: Fokus pada Inovasi Pendidikan

Kunjungan pertama diawali di FIPP UNNES. Delegasi FKIP UIA disambut hangat oleh jajaran dekanat setempat. Fokus utama dalam kunjungan ini adalah pertukaran kepakaran melalui Visiting Lecture, di mana dosen dari FKIP UIA memberikan kuliah tamu di hadapan mahasiswa UNNES, begitu pula sebaliknya.

"Kolaborasi ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan langkah nyata dalam mengintegrasikan kurikulum dan riset bersama di bidang kependidikan dan psikologi anak," ujar salah satu perwakilan pimpinan FKIP UIA.

Kolaborasi Kreatif di FBS UPGRIS

Memasuki hari kedua, agenda berlanjut ke FBS UPGRIS. Di sini, suasana akademik terasa sangat dinamis dengan fokus pada pengembangan literasi dan seni. Selain kuliah tamu, dilakukan pula diskusi panel mengenai strategi pengajaran bahasa yang adaptif terhadap teknologi digital.

Kedua belah pihak juga menandatangani nota kesepahaman (MoU/MoA) yang mencakup:

  • Pertukaran Dosen dan Mahasiswa.
  • Kolaborasi Riset dan Publikasi Ilmiah.
  • Pengembangan Program Pengabdian Masyarakat lintas institusi.

Membangun Mutu Lulusan yang Kompetitif

Melalui kegiatan ini, FKIP UIA berkomitmen untuk terus membuka diri terhadap perkembangan tren pendidikan global. Dengan menggandeng UNNES yang unggul dalam riset kependidikan dan UPGRIS yang kuat dalam pengembangan profesi guru, FKIP UIA optimis dapat mencetak lulusan yang lebih kompetitif dan berwawasan luas.

Rangkaian acara ditutup pada Jumat (26/09) dengan sesi refleksi dan kunjungan budaya ke beberapa ikon sejarah di Semarang, mempererat tali silaturahmi antar-akademisi dari Jakarta dan Jawa Tengah.